You are currently browsing the category archive for the '1' category.

Ya Allah, astagfirullah….
betapa hinanya jiwa ini yg selalu lupa akan diriMu…
betapa malunya diri ini saat mendengar saudara-saudara muslimku berjuang sendiri
betapa mirisnya hati ini saat melihat darah-darah suci itu menggenangi tanahMu…
Ya Allah…
betapa mereka bangga untuk menjadi syuhadaMu…
sedangkan aku yg selalu bangga dengan diriku sendiri…
yg selalu merasa bahwa aku yg memberikan hidup pada hidupku…
Ya Allah….
jangan tinggalkan diri yang nista ini Ya Allah…
astagfirullah…

u always remind it…

meski dalam diam menunduk pasrah untuk ikhlas
meski dalam tidur menetes tangis untuk maaf

seems…..
u always remind it…

(for the sake of my life….
I’m begging you always and always to forgive me)

hmpf…..
akhirnya kata-kata itu terlontar lagi, lama, setelah 7 tahun tak pernah mengusik kepekaan itu…
hari ini, TEPAT hari ini, 30 menit setelah ucapan itu terlontar, aku terhentak, terdiam, MARAH!!!
Marah yg hanya bisa kulampiaskan pada diriku, marah yang dulu tumbuh mendendam dalam diri akibat kata yg terucap dari seorang guru yang tak berbudi….
Ternyata baru kusadari, hari ini, dendam itu tak pernah berhenti… dendam akan kata-kata itu…
dendam pada diri yg menguakan kata TAK bernurani itu…
Biadabkah orang yang berkata begitu? Ahh… aku hanya menyesali mereka yg berkata begitu..
Padahal Nabi pun pernah berbuat salah, padahal aku hanya berusaha menjadi wanita seutuhnya…
mungkin aku saja yang tak bersikap selayaknya wanita seutuhnya…
mungkin aku saja yang tidak menjaga amanah ini…
aku khilaf… lagi…
tapi, seperti 7 tahun lalu…
tangis hatiku…
kan berusaha mengakhiri kata tak bernurani itu…